Pages

kabut asap

setelah lama facum dari ngeblog karena berbagi alasan, akhirnya kali ini saya akan coba tampil lagi, ya meskipun sedikit terlambat tapi kali ini saya hanya akan mencoba menceritakan pengalaman saya.
dan di kesempatan kali ini saya ingin mencoba berbagikepada para reader sekalian tentang kabut asap yang mengganggu aktivitas kami.






saya tinggal di sebuah desa kecil yang berada di riau, sudah hampir dua bulan lebih kami menderita karena kabut asap ini, anak sekolah banyak yang ketinggalan pelajaran, para pekerja kesulitan untuk manen sawit, ( NB: kami mayoritas petani sawit ).

kami tidak tau sampai kapan kabut ini akan terus mendera kami, para penderita akibat asap ini sudah mencapai ribuan, tetapi tindakan pencegahan pun tidak ada sama sekali. bahkan di riau kabut asap itu sudah hampir menjadi rutinitas tahunan. saya sendiri merasa malu jika mendengar kalimat itu, tpi apalah daya saya, saya hanya seorang rakyat biasa yang hanya bisa melihat dan berdoa dari kejauhan.

wahai para pengusaha industri dan antek-antek penebang kayu, jangan hanya memikirkan cara membuat besar perutmu. apa yang kalian lakukan itu merusak nafas kami, merenggut kebahagian kami dan menghancurkan masa depan kami..

untuk reader yang masih muda atau pun jika ada antek-antek yg suka membakar lahan, tolong hentikan itu, mari kita jaga kelestarian alam kita, mari kita lindungi nafas kita, nafas yang akan menetukan hidup kita, nafas yang membuat kita bisa bertahan sampai 50 tahun lagi.

MARI HIDUP SEHAT TANPA KABUT ASAP.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate